Berita

Pupuk Majemuk

  • 12-02-2020
  • Pemdes Kumpulrejo
  • 12135

KUMPULREJO.DESSA.ID Berbeda dengan pupuk tunggal, maka pupuk majemuk mengandung lebih dari satu unsur hara. Misalnya adalah pupuk NP, NK, dan NPK. Secara garis besar, pupuk majemuk dibedakan menjadi 4 golongan yakni:

  1. Pupuk NP

Pupuk NP dibedakan menjadi 2, yakni amophos dan superstikfos. Amophos memiliki kadar unsur hara Amophos A 11 % N + 48 % P2O5 (larut dalam air), Amophos B 16,5 % N + 20 % P2O5 (larut dalam air), berbentuk  butiran dengan warna abu-abu muda, tidak higroskopis, dan memiliki ekuivalen kemasaman Amophos A adalah 55 dan Amophos B adalah 86.

Sementara itu, untuk superstikfos sama dengan Amophos hanya berlainan nama dagangnya. Unsur haranya sama dengan Amophos, yakni 16,5 % N + 20 % P2O5.

  1. Pupuk NK

Pupuk NK jarang digunakan, misalnya kalium nitrat dengan kadar 13% dan 44% K2O

  1. Pupuk PK

Pupuk PK juga jarang digunakan, misalnya kalium metafosfat dengan kadar 60% P2O5 + 40% K2O dan pupuk mono kalium fosfat dengan kadar 52% P2O5 + 34% K2O.

  1. Pupuk NPK

Pupuk NPK mengandung tiga unsur sekaligus, yakni N, P, dan K. Contoh pupuk NPK adalah Rustica Yellow. Rustica Yellow memiliki sifat sebagai berikut:

  • Mengandung unsur hara 15% N + 15% P2O5 + 15% K2O dan Mg sebanyak 0,5% serta unsur-unsur mikro seperti B, Cu, dan Zn
  • Butiran-butiran berwarna kekuning-kuningan bila kering dan kuning coklat bila basah
  • Sangat higroskopis
  • Bekerja sedang, sehingga dapat digunakan sebelum atau sesudah tanam
  • Reaksi fisiologisnya sedang sampai agak masam

Berikut panduan pemupukan menggunakan pupuk majemuk   Download

Share :

Cuaca Hari Ini

Jumat, 23 Januari 2026 09:00
Hujan Berintensitas Tinggi
26° C 25° C
Kelembapan. 94
Angin. 3.83